Untuk UInya tetap ga ada bedanya dengan HyperOS 3 di Xiaomi atau Redmi Series lainnya. Iconnya uda pakai icon-icon terbaru dan control centernya uda pakai yang baru juga dengan perubahan di beberapa warna icon.
Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan HyperOS 3 Setelah 1 Bulan
![]() |
| POCO F8 Ultra with 50MP Light Fusion 950! |
Untuk versinya sendiri ada di V3.0.2 Indonesia, uda Android 16 dan security patch terbaru di 1 Februari.
Baca Juga : Tanggal Rilis POCO X8 Pro Max di Indonesia
Nah, kalo bicara masalah fitur uda dijamin lengkap tapi kalo secara keseluruhan, perubahannya ga begitu signifikan atau ga beda jauh dengan HyperOS 2.2.
Di pembaruan terbaru ini masih ada fitur interkonektivitas, fitur-fitur AInya juga tetap lengkap, ga ada perubahan di settingan launcher atau layar utama dan fitur-fitur lainnya masih terlihat sama aja. Yang paling baru cuma tambahan neon untuk animasi fingerprint, game turbonya uda pakai yang terbaru dan pembaruan aplikasi-aplikasi bawaan yang sekarang basenya uda di HyperOS 3.
Baca Juga : Cara Install Custom Rom GSI di Redmi 13X
Kamera bawaannya uda pakai HyperOS Cam V6.2 dan sebenarnya, kameranya ga ngasih perubahan yang signifikan, tapi bagusnya, sekarang uda ada tambahan fitur mode dinamis atau mode live.
Fitur-fitur di galeri dan editornya juga masih sama dengan HyperOS 2.2. Yang bikin beda cuma di UInya aja dan ada beberapa tambahan watermark baru. Sayangnya, untuk fitur AI eraser tetap ga ada improve. Hasil AI terutama AI eraser di POCO X7 Pro atau POCO F7 menurut Utan masih lebih akurat dibanding di HP ini.
Baca Juga : Ini Dia 5 Upgrade yang Dibawa REDMI Note 15 4G
Hasil benchmark tes pakai Antutu 11 bisa dapat skor di 1.5 jutaan dan ini uda tinggi untuk Xiaomi 14T. Masih mirip-miriplah dengan info Antutu Xiaomi 14T yang ada di Kimovil.
Nah, kalo bicara masalah fitur, menurut Utan HyperOS 3 di Xiaomi 14T ini ga bawa perubahan yang signifikan. Ini kelihatannya malah seperti HyperOS 2.2 yang dipoles dikit dengan tambahan versi Android dan security patch terbaru. Intinya, HyperOS 3 yang paling lengkap itu cuma HyperOS 3 Cina.
Baca Juga : HyperOS Camera vs GCam REDMI Note 15 5G
Tapi sekalipun ga ada perubahan yang signifikan di fitur, kabar baiknya, HyperOS 3 Indonesia di HP ini ngalamin peningkatan di performa yang uda lebih baik dan yang paling penting, ada peningkatan di efisiensi daya dan suhu. UInya juga uda terasa lebih smooth sih dan untuk masalah baterai, Utan bisa dapat SOT di 7 - 7,5 jam untuk penggunaan mix WA, scroll TikTok, nonton atau dengar podcast di Youtube dan sesekali buat main Mobile Legend atau Cooking Madnes dan ini kondisinya kadang pakai jaringan seluler atau kadang pakai WiFi juga.
Buat dijaja game menurut Utan uda worth it juga sih tapi dengan catatan, untuk penggunaan game-game berat, mending dipakein cooler tambahan atau main di ruangan yang adem untuk menjaga suhunya tetap stabil.
Baca Juga : Cara Install GCam dan Config di Xiaomi 15T
Nah, bug Dolby Atmos dan suara imersif yang sering mati uda ga ada lagi di versi ini, tapi tetap aja ada beberapa bug yang sejauh ini uda Utan temukan sekalipun frekuensinya memang ga sering, contohnya NFC yang terasa lebih slow respon, HPnya kadang-kadang ghost touch terutama pas lagi ngetik dan di beberapa kondisi pas lagi buka Youtube atau aplikasi lain, TikTok malah kadang suka terbuka sendiri.
Biar ga penasaran dan ga tambah panjang, kalian bisa cek review lengkap dan game test HyperOS 3 Indonesia Xiaomi 14T di bawah ini.
Baca Juga : Cara Atasi Gagal Update HyperOS 3
![]() |
| REDMI Pad 2, Massive Views dengan Layar 11" 2.5 Super Jernih! |









.png)
.png)
